Saat ini Siwon sedang ke toko oleh-oleh terdekat
untuk membeli beberapa helai pakaian dan makanan untuk ia sendiri dan si
‘bocah’ yang sekarang ia tak tahu sedang apa di penginapannya. Karena besok ia
akan kembali ke Seoul untuk melanjutkan pekerjaannya sebagai editor di
perusahaan majalah ternama di Korea Selatan. Tapi ia masih bingung, apakah ia
akan mengajak Kyuhyun atau meninggalkannya di Jeju? Entahlah, ia tak mau
memikirkan itu sekarang.
“Ini semuanya 50.000 won, Nak...nak!” sambil
menggoyangkan tangannya di wajah Siwon
“Ahhh....ahjussi, cheonsahamnida...50.000 won, kan?
Ini!”
“Khamsahamnida, nak silahkan datang kembali!”
............................
CKLEK
“Hyung kenapa lama sekali? Aku sudah bosan
menunggumu, hyung! Ehhh apa yang kau bawa, hyung?”
“Bukan apa-apa, ya sudah hyung mau berkemas!”
Kyuhyun mencium aroma makanan di balik kantong yang
dibawa Siwon. Ia segera membuka isi dari kantong tersebut dan mengeluarkannya.
Tetapi ia melihat banyak baju setelah ia mencoba untuk mengambil makanan di
kantong itu.
“Hyung, ini baju, kan?”
“Nde, Kyunnie....”
“Apa yang akan hyung lakukan dengan baju-baju ini?
Apa hyung mau pergi, ya?” tanya Kyuhyun dengan suara ya bisa dibilang gemetar
‘Darimana ia
tahu kalau aku akan pergi ke Seoul? Ya Tuhan...bantu aku agar tak membuatnya
sedih...’
“Katakan padaku, hyung! Hyung mau pergi, kan? Jawab
aku, hyung!” suaranya semakin bergetar
“N...nde..Kyunnie, hyung akan kembali ke Seoul.
Hyung harus mulai bekerja lusa”
“Hyung...jangan tinggalkan Kyunnie...Kyunnie sendiri
di sini...hiks...Kyunnie, kan belum menemukan hyungdeul
Kyunnie....hikss...hikss jebal...aku takut sendiri di sini...hiksss....Hyung
sudah berjanji dengan Kyunnie.....hikss...akan menjaga...hikss...Kyunnie sampai
hyungdeul Kyunnie...hiks...ketemu...hiks hikss..”
“Tapi Kyunnie, hyung....”
“Hwaaaaa....hiksssss....hyung jangan tinggalkan
Kyunnie! Huuuuhhhuuu......” tangisnya semakin kencang. Siwon menemukan keanehan
lagi pada namja yang ada di hadapannya ia segera menunduk ke bawah dan...
‘Mutiara? Air
mata Kyunnie mengeluarkan mutiara? Tidak...tidak boleh Kyunnie tidak boleh
menangis terlalu banyak! Andwae....mereka bilang jika duyung menangis,
kekuatannya akan lemah dan terganti oleh mutiara itu..jangan! sebaiknya aku
bawa dia ke Seoul! Lumayan ada yang menemaniku di apartemen’
GREP
“Uljima, Kyunnie...uljima...Shhhh...ssshhh...uljima,
ne!” ucapnya pelan sambil memeluk dan mengusap pelan punggung Kyuhyun yang
masih terisak dengan lumayan kencang.
“Hikssss...hikssss...hiksss hyung jangan tinggalkan
Kyunnie di sini! Kyunnie takut....hikss...hiksss!”
“Shhhh uljima...uljima...hyung takkan meninggalkanmu
sendirian di sini. Kau boleh ikut dengan hyung ke Seoul...”
“Hyung akan bawa Kyunnie ke Seoul? Hyung tak
membohongi Kyunnie, kan? Apa hyung bersungguh-sungguh?” sambil memandang wajah
Siwon yang tingginya beberapa senti di atasnya
“Nde...hyung akan membawamu ke Seoul. Sudah jangan
menangis....hentikan tangisanmu.” Sambil menghapus air mata yang masih meluncur
di pipi chubby Kyuhyun dan memerikan senyuman termanisnya.”Sekarang lihat ke
bawah apa hasil perbuatanmu”
Kyuhyun memandangi lantai penginapan itu dan
terkekeh pelan. Sepertinya ia sadar akan apa yang telah ia perbuat sebelumnya.
To be continue
Tidak ada komentar:
Posting Komentar