Sabtu, 20 Agustus 2016

A Million Pieces

Part 8

“Siapa kau sebenarnya? Dan mengapa kau meneleponku malam ini?”

“Kau mau tahu siapa aku? Aku adalah orang yang pertama kali memelukmu di aula musik. Aku adalah orang yang mengantarkanmu pulang ke rumahmu, dan aku adalah orang yang waktu itu membuat kau menangis didepanku...ini aku, Choi Siwon”

‘Siwon hyung?! Di...dia meneleponku? Ya Tuhan.....bodohnya aku!’ sambil memukul pelan kepalanya.

“Yak! Kenapa kau diam saja....apa kau mau memutuskan telpon ini lagi setelah tahu siapa aku? Hehe...”

“Aniyo...Siwon hyung....mianhae aku benar-benar tak tahu kalau ini nomor ponselmu....”dengan nada sedikit sedih.

Sedangkan Siwon hanya bisa kembali merasa sedikit bersalah karena sudah mengerjai namja itu. Andaikan ia bisa melihat wajah cantik itu lagi, Siwon ingin memeluknya lagi...

“Gwaenchanayo, Kyu-ssi....seharusnya aku yang meminta maaf karena mambuatmu besedih. Kau sedang apa di rumah?”sambil melihat salju yang turun di taman dekat apartemennya.

“Andwaeyo...aku yang bersalah, hyung...jadi aku yang meminta maaf....aku hanya melihat salju yang sedang turun saja.”

“Apa kau tak bosan? Menurutku itu sangat membosankan! Aku akan mengajakmu berjalan-jalan! Eotthe?”

“M....mwo? Jalan-jalan? Tapi bagaimana? Aku pasti tidak diizinkan keluar rumah oleh bibiku....dia sangat rewel! Aku sangat ingin berjalan-jalan...”

“Aku yang akan ke rumahmu dan bicara dengan bibimu yang rewel itu! Semoga saja ia mengizinkannya. Aku akan mengajakmu ke tempat yang spesial! Kan kampus sedang libur musim dingin!”

“Aku tahu itu, hyung....tapi apa aku bisa keluar rumah? Tidak! Dan jika aku akan keluar rumah, pasti bibiku akan langsung mengomel, atau jika aku diizinkan pasti setiap 10 menit aku pasti ditelpon oleh bibiku! Huh...bibiku memang menyebalkan!”

“Ya sudah aku akan membujuk bibimu yang rewel itu dan kita akan jalan-jalan!”

“Yak hyung kau keras kepala sekali! Baiklah! Bibiku sangat suka yang berbau coklat! Jadi kau bawakan saja ia coklat batangan, dia sangat suka itu!”

“Wah pintarnya kau! Oke aku akan mencoba cara itu! Doakan aku biar bisa mengajakmu jalan-jalan!”

“Hyung meremehkan kepintaranku, huh? Aku akan berdoa kepada Tuhan semoga kita bisa jalan-jalan! Ah hyung, bibiku sepertinya akan ke kamarku! Ku matikan, ya! Annyeong!”sambil memutus panggilannya dari Siwon

“Annyeong!....hah apa sekalian saja aku melakukannya? Semoga ia menyukainya!”



To Be Continue


Tidak ada komentar:

Posting Komentar